Kamus

Apikoektomi

By Tim Medis HaloGigi

09 Jul 2025

Daftar Isi
Jika gigi kamu pernah dirawat saluran akar tapi infeksinya kembali muncul, bukan berarti giginya harus langsung dicabut. Salah satu solusinya adalah prosedur apikoektomi.

Apa Itu Apikoektomi?

Apikoektomi adalah prosedur pembedahan minor yang dilakukan untuk mengangkat ujung akar gigi dan jaringan di sekitarnya yang terinfeksi. 

Tindakan ini biasanya menjadi pilihan ketika perawatan saluran akar sebelumnya tidak berhasil, atau tidak memungkinkan dilakukan ulang (retreatment). Apikoektomi juga dikenal sebagai resection ujung akar atau bedah periapikal.

Tujuan dan Fungsi Apikoektomi

Tujuan utama dari apikoektomi adalah menghentikan infeksi kronis di sekitar akar gigi yang sulit dijangkau dengan terapi non-bedah. 

Prosedur ini juga bertujuan untuk menyelamatkan gigi permanen dari pencabutan. Dengan mengangkat ujung akar yang terinfeksi dan menyegel saluran akar dari arah bawah (retrograde), infeksi dapat dicegah agar tidak menyebar lebih luas.

Indikasi Medis Apikoektomi

  • Infeksi tetap berlanjut setelah root canal treatment

  • Akar gigi memiliki anatomi kompleks atau saluran yang tidak bisa diakses

  • Gigi sudah dipasang post-crown yang menghalangi retreatment

  • Muncul kista periapikal atau granuloma yang tidak merespons pengobatan

  • Terjadi kerusakan tulang di ujung akar akibat infeksi lama

Bagaimana Tata Cara Apikoektomi Dilakukan?

Langkah-Langkah Prosedur

  1. Anestesi lokal untuk memastikan kenyamanan pasien

  2. Pembuatan sayatan kecil di gusi untuk mengekspos tulang di sekitar akar

  3. Pengangkatan jaringan yang terinfeksi dan ujung akar gigi (resection ±3 mm)

  4. Pembersihan dan sterilisasi area ujung akar

  5. Penambalan saluran akar dari ujung bawah (retrograde filling) menggunakan bahan biokompatibel seperti MTA

  6. Penutupan flap dan jahitan

Durasi dan Pelaksana Prosedur

Apikoektomi umumnya berlangsung 45–60 menit dan dilakukan oleh dokter gigi spesialis endodontik, sering kali menggunakan bantuan mikroskop bedah atau teknologi guided surgery.

Teknologi Modern dalam Apikoektomi

  • CBCT (Cone Beam Computed Tomography) untuk visualisasi 3D struktur gigi dan lesi

  • Mikroskop endodontik untuk presisi tinggi dalam area kecil

  • Template bedah berpandu (guided surgery) untuk akses minimal invasif

  • Augmented Reality (AR) untuk navigasi real-time selama prosedur

Apakah Apikoektomi Efektif Dilakukan?

Tingkat Keberhasilan

  • 85–95% dalam 2–4 tahun pasca tindakan

  • Menurun menjadi sekitar 63% setelah 6 tahun jika infeksi kambuh atau struktur periapikal rusak

Faktor Penentu Keberhasilan

  • Teknik bedah dan akurasi

  • Jenis bahan tambal retrograde

  • Kepatuhan pasien terhadap perawatan pasca operasi

Efek Samping dan Risiko Apikoektomi

  • Nyeri ringan atau rasa tidak nyaman di area bekas operasi

  • Pembengkakan lokal selama 2–3 hari

  • Pendarahan ringan

  • Risiko sangat jarang: kerusakan saraf atau sinus (tergantung lokasi akar)

Perawatan Setelah Apikoektomi

  • Kompres dingin selama 24 jam pertama

  • Konsumsi makanan lunak

  • Minum antibiotik dan pereda nyeri sesuai resep

  • Hindari menyikat langsung area luka

  • Kunjungi dokter gigi untuk kontrol dan pencabutan jahitan 7–10 hari setelah prosedur

Perbandingan Apikoektomi dan Retreatment Saluran Akar

Perbandingan Pilihan

  • Retreatment: membuka kembali saluran akar dari mahkota

  • Apikoektomi: dilakukan melalui ujung akar dari luar

Apikoektomi lebih disarankan bila:

  • Gigi telah dipasang post atau crown

  • Saluran akar sangat sempit atau tersumbat

  • Retreatment memiliki risiko tinggi kegagalan

Referensi:

  • Tamayo‑Estebaranz JL, et al. “Augmented Reality Guided Apicoectomy.” Journal of Personalized Medicine, 2024

  • Connert T, et al. “Guided Endodontic Microsurgery.” PubMed, 2020

  • Ku JK, et al. “Apicoectomy without Retrograde Filling.” J Korean Assoc Oral Maxillofac Surg, 2023

  • Kumar N, et al. “Clinical Outcomes of Apicoectomy.” Journal of Comprehensive Health Research, 2024

  • Agarwal A, Govind G. “Modern Approach to Apicoectomy.” Journal of Biomedical and Pharmaceutical Research, 2024

circle

Berlangganan Artikel Email kami untuk mendapatkan informasi terbaru.