05 Aug 2025
Fissure sealant atau sealant gigi adalah lapisan pelindung berbahan resin atau glass ionomer yang diaplikasikan pada permukaan kunyah gigi belakang, terutama di bagian celah sempit (pit) dan lekukan (fissure).
Tujuan utamanya adalah mencegah karies dengan menutup area yang rawan menjadi tempat berkumpulnya plak dan sisa makanan.
Pelapis ini berfungsi sebagai penghalang fisik yang membantu menjaga gigi tetap sehat, terutama pada anak-anak dan remaja saat gigi permanen pertama tumbuh.
Sealant gigi paling efektif bila diberikan sejak dini, terutama saat gigi molar pertama tumbuh. Beberapa kondisi yang memerlukan fissure sealant anak antara lain:
Anak usia 6–14 tahun dengan molar baru tumbuh
Gigi dengan celah dan lekukan yang dalam
Pasien dengan risiko tinggi karies
Anak dengan kesulitan menjaga kebersihan gigi
Gigi sulung yang tetap digunakan dalam jangka panjang
Sealant juga digunakan sebagai tindakan pencegahan tambahan bagi pasien dengan riwayat gigi berlubang berulang.
Resin-Based Sealant
Sealant berbasis resin merupakan pilihan utama dalam praktik kedokteran gigi karena memiliki daya lekat tinggi dan ketahanan yang baik. Namun, aplikasinya membutuhkan kondisi kering agar bahan melekat sempurna. Prosedur ini biasanya menggunakan penyinaran cahaya biru (light curing) untuk mengeraskan bahan.
Glass Ionomer Sealant (GIC)
Jenis ini ideal digunakan pada anak-anak atau pasien dengan kesulitan menjaga area aplikasi tetap kering. GIC dapat melepaskan fluoride secara bertahap, memberikan perlindungan tambahan terhadap karies. Walaupun daya tahannya lebih rendah dibanding resin, GIC tetap efektif pada kondisi tertentu.
Prosedur pemasangan fissure sealant dilakukan tanpa pembedahan dan relatif cepat. Berikut langkah-langkah umumnya:
Pembersihan permukaan gigi dengan sikat halus dan pumice
Isolasi gigi menggunakan kapas atau rubber dam untuk menjaga kekeringan
Etching enamel dengan asam fosfat untuk membuka pori-pori permukaan
Pembilasan dan pengeringan menyeluruh
Aplikasi sealant pada area fissure dan pit
Penyinaran (curing) menggunakan sinar biru jika berbasis resin
Pemeriksaan oklusi dan penyesuaian bila perlu
Dokter gigi akan memastikan bahwa sealant menutup celah dengan sempurna tanpa menimbulkan ketidakseimbangan gigitan.
Sealant gigi terbukti menjadi salah satu metode pencegahan karies paling efektif, terutama untuk gigi geraham permanen yang baru tumbuh. Beberapa manfaat utamanya antara lain:
Mencegah karies pada permukaan kunyah gigi hingga 90% dalam 2 tahun pertama
Melindungi area yang sulit dijangkau sikat gigi
Mengurangi kebutuhan penambalan di masa depan
Tidak menimbulkan rasa sakit dan aman bagi anak-anak
Membantu mempertahankan integritas struktur gigi alami
Berdasarkan guideline klinis dari American Dental Association (ADA) dan American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), penggunaan fissure sealant sangat direkomendasikan untuk anak-anak dan remaja.
Studi besar yang dirangkum dalam umbrella review BMC Oral Health tahun 2023 menunjukkan bahwa sealant berbahan resin dapat mengurangi risiko karies hingga 88% dalam periode dua tahun.
Selain itu, meta-analisis oleh Jafarzadeh et al. (2022) menegaskan bahwa baik sealant maupun fluoride varnish efektif, namun sealant lebih unggul dalam mencegah karies pada area pit dan fissure.
Meski aman dan efektif, sealant gigi memiliki beberapa batasan yang perlu diperhatikan:
Bisa lepas jika aplikasi tidak dilakukan dengan teknik yang benar
Retensi dapat menurun pada kondisi gigi dengan saliva berlebih
Perlu kontrol rutin untuk memastikan sealant tetap melekat
Tidak dianjurkan pada gigi dengan karies aktif atau lubang yang dalam
Penting untuk memahami bahwa sealant adalah tindakan preventif, bukan pengganti perawatan karies yang sudah terjadi.
Sealant gigi dinyatakan aman oleh lembaga kedokteran gigi dunia. Kandungan bahan yang digunakan, seperti monomer resin, telah melalui pengawasan ketat dan tidak menunjukkan risiko signifikan bagi kesehatan.
Beberapa produk mungkin mengandung BPA dalam kadar sangat kecil, tetapi jumlah tersebut jauh di bawah ambang batas aman yang ditetapkan oleh FDA dan WHO.
Aspek | Sealant Gigi | Fluoride Varnish |
Area Aplikasi | Pit dan fissure gigi geraham | Seluruh permukaan gigi |
Durasi Efektivitas | 2–5 tahun | 3–6 bulan |
Prosedur Aplikasi | Lebih kompleks, butuh isolasi | Lebih cepat dan fleksibel |
Bahan | Resin atau glass ionomer | Sodium fluoride |
Tujuan | Mencegah karies oklusal | Remineralisasi seluruh permukaan |
Keduanya dapat digunakan bersamaan sebagai strategi pencegahan karies yang komprehensif.
American Dental Association. Evidence-Based Clinical Practice Guideline: Sealants for the Prevention and Management of Caries in Children and Adolescents. JADA. 2016.
BMC Oral Health. “Pit and fissure sealants: Umbrella review.” 2023.
Jafarzadeh et al. (2022). Effectiveness of pit and fissure sealants versus fluoride varnish. Cochrane Library.
Kartiko Sari, G. et al. "Comparison of Microleakage in RMGIC Sealant." Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 2022