Kamus

Fissure Sealant (Sealant Gigi)

By Tim Medis HaloGigi

05 Aug 2025

Daftar Isi
Fissure sealant adalah pelapis gigi berbahan resin atau glass ionomer yang diaplikasikan pada celah gigi geraham untuk mencegah karies, terutama pada anak-anak, dengan efektivitas hingga 90%.

Pengertian Fissure Sealant

Fissure sealant atau sealant gigi adalah lapisan pelindung berbahan resin atau glass ionomer yang diaplikasikan pada permukaan kunyah gigi belakang, terutama di bagian celah sempit (pit) dan lekukan (fissure).

Tujuan utamanya adalah mencegah karies dengan menutup area yang rawan menjadi tempat berkumpulnya plak dan sisa makanan.

Pelapis ini berfungsi sebagai penghalang fisik yang membantu menjaga gigi tetap sehat, terutama pada anak-anak dan remaja saat gigi permanen pertama tumbuh.

Kapan Fissure Sealant Diperlukan?

Sealant gigi paling efektif bila diberikan sejak dini, terutama saat gigi molar pertama tumbuh. Beberapa kondisi yang memerlukan fissure sealant anak antara lain:

  • Anak usia 6–14 tahun dengan molar baru tumbuh

  • Gigi dengan celah dan lekukan yang dalam

  • Pasien dengan risiko tinggi karies

  • Anak dengan kesulitan menjaga kebersihan gigi

  • Gigi sulung yang tetap digunakan dalam jangka panjang

Sealant juga digunakan sebagai tindakan pencegahan tambahan bagi pasien dengan riwayat gigi berlubang berulang.

Jenis Sealant Gigi

Resin-Based Sealant

Sealant berbasis resin merupakan pilihan utama dalam praktik kedokteran gigi karena memiliki daya lekat tinggi dan ketahanan yang baik. Namun, aplikasinya membutuhkan kondisi kering agar bahan melekat sempurna. Prosedur ini biasanya menggunakan penyinaran cahaya biru (light curing) untuk mengeraskan bahan.

Glass Ionomer Sealant (GIC)

Jenis ini ideal digunakan pada anak-anak atau pasien dengan kesulitan menjaga area aplikasi tetap kering. GIC dapat melepaskan fluoride secara bertahap, memberikan perlindungan tambahan terhadap karies. Walaupun daya tahannya lebih rendah dibanding resin, GIC tetap efektif pada kondisi tertentu.

Prosedur Pemasangan Sealant Gigi

Prosedur pemasangan fissure sealant dilakukan tanpa pembedahan dan relatif cepat. Berikut langkah-langkah umumnya:

  1. Pembersihan permukaan gigi dengan sikat halus dan pumice

  2. Isolasi gigi menggunakan kapas atau rubber dam untuk menjaga kekeringan

  3. Etching enamel dengan asam fosfat untuk membuka pori-pori permukaan

  4. Pembilasan dan pengeringan menyeluruh

  5. Aplikasi sealant pada area fissure dan pit

  6. Penyinaran (curing) menggunakan sinar biru jika berbasis resin

  7. Pemeriksaan oklusi dan penyesuaian bila perlu

Dokter gigi akan memastikan bahwa sealant menutup celah dengan sempurna tanpa menimbulkan ketidakseimbangan gigitan.

Manfaat Fissure Sealant

Sealant gigi terbukti menjadi salah satu metode pencegahan karies paling efektif, terutama untuk gigi geraham permanen yang baru tumbuh. Beberapa manfaat utamanya antara lain:

  • Mencegah karies pada permukaan kunyah gigi hingga 90% dalam 2 tahun pertama

  • Melindungi area yang sulit dijangkau sikat gigi

  • Mengurangi kebutuhan penambalan di masa depan

  • Tidak menimbulkan rasa sakit dan aman bagi anak-anak

  • Membantu mempertahankan integritas struktur gigi alami

Efektivitas Fissure Sealant Berdasarkan Kajian Medis

Berdasarkan guideline klinis dari American Dental Association (ADA) dan American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), penggunaan fissure sealant sangat direkomendasikan untuk anak-anak dan remaja.

Studi besar yang dirangkum dalam umbrella review BMC Oral Health tahun 2023 menunjukkan bahwa sealant berbahan resin dapat mengurangi risiko karies hingga 88% dalam periode dua tahun.

Selain itu, meta-analisis oleh Jafarzadeh et al. (2022) menegaskan bahwa baik sealant maupun fluoride varnish efektif, namun sealant lebih unggul dalam mencegah karies pada area pit dan fissure.

Risiko dan Keterbatasan

Meski aman dan efektif, sealant gigi memiliki beberapa batasan yang perlu diperhatikan:

  • Bisa lepas jika aplikasi tidak dilakukan dengan teknik yang benar

  • Retensi dapat menurun pada kondisi gigi dengan saliva berlebih

  • Perlu kontrol rutin untuk memastikan sealant tetap melekat

  • Tidak dianjurkan pada gigi dengan karies aktif atau lubang yang dalam

Penting untuk memahami bahwa sealant adalah tindakan preventif, bukan pengganti perawatan karies yang sudah terjadi.

Apakah Sealant Gigi Aman?

Sealant gigi dinyatakan aman oleh lembaga kedokteran gigi dunia. Kandungan bahan yang digunakan, seperti monomer resin, telah melalui pengawasan ketat dan tidak menunjukkan risiko signifikan bagi kesehatan.

Beberapa produk mungkin mengandung BPA dalam kadar sangat kecil, tetapi jumlah tersebut jauh di bawah ambang batas aman yang ditetapkan oleh FDA dan WHO.

Perbedaan Sealant Gigi dan Fluoride Varnish

Aspek

Sealant Gigi

Fluoride Varnish

Area Aplikasi

Pit dan fissure gigi geraham

Seluruh permukaan gigi

Durasi Efektivitas

2–5 tahun

3–6 bulan

Prosedur Aplikasi

Lebih kompleks, butuh isolasi

Lebih cepat dan fleksibel

Bahan

Resin atau glass ionomer

Sodium fluoride

Tujuan

Mencegah karies oklusal

Remineralisasi seluruh permukaan

Keduanya dapat digunakan bersamaan sebagai strategi pencegahan karies yang komprehensif.

Sumber Referensi Ilmiah

  • American Dental Association. Evidence-Based Clinical Practice Guideline: Sealants for the Prevention and Management of Caries in Children and Adolescents. JADA. 2016.

  • BMC Oral Health. “Pit and fissure sealants: Umbrella review.” 2023.

  • Jafarzadeh et al. (2022). Effectiveness of pit and fissure sealants versus fluoride varnish. Cochrane Library.

  • Kartiko Sari, G. et al. "Comparison of Microleakage in RMGIC Sealant." Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 2022

circle

Berlangganan Artikel Email kami untuk mendapatkan informasi terbaru.

Istilah terkait yang ini

Fistula Gigi

Fistula gusi adalah saluran nanah akibat infeksi akar gigi atau jaringan periodontal, ditandai benjolan di gusi. Penanganan meliputi root canal, ekstraksi, hingga flap periodontal.
Selengkapnya